Pada dasarnya, Shopee menyediakan platform online marketplace yang menjembatani penjual dan pembeli untuk mempermudah transaksi jual beli online melalui perangkat ponsel mereka. Shopee sendiri sepertinya merupakan perpanjangan tangan dari Garena untuk merambah ke segmen e-commerce. Sejatinya, Shopee tidak hanya hadir di pasar Indonesia saja, tetapi telah hadir di Malaysia, Singapura, dan juga Vietnam. Merujuk pada halaman Facebook mereka, Shopee masuk ke pasar Indonesia pada bulan Mei 2015 lalu.
Ketika mencoba aplikasi Shopee untuk pertama kali, kesan yang saya dapat dari aplikasi ini adalah simple dan seamless. Antar muka dari Shopee terbilang sederhana, namun tetap menarik dan mudah untuk dipahami. Saya rasa tak akan butuh waktu lama bagi pengguna baru untuk paham bagaimana cara menggunakannya.Untuk mendaftar sebagai pengguna, terdapat pilihan melalui email, nomor telepon, dan menautkan dengan akun Facebook. Anda dapat mengakses halaman registrasi atau log in ini di menu bar “Saya” yang terdapat di menu utama aplikasi. Setelah terdaftar, pengguna akan memiliki halaman sendiri untuk mengelola akunya, mulai dari barang yang dibeli, barang yang dijual oleh pengguna, hingga Asisten Penjual yang dapat menjadi alat bantu dalam menelusuri barang jualan dan daftar pelanggan.
Untuk menambah produk yang ingin dijual pun terbilang mudah, Anda hanya perlu mengambil foto, mendeskripsikan produk, dan menetapkan harganya. Tersedia juga layanan chating yang dapat menjembatani komunikasi antara pembeli dan penjual secara langsung melalui aplikasi. Selain itu, barang yang dijual pun masih dapat dibagikan ke berbagai media sosial lain, seperti Facebook, Instagram, Twitter, Line, Pinterest, Whatsapp, Buzz, hingga Beetalk.
Untuk sisi keamanan transaksi, Shopee menjaminnya dengan sistem garansi Shopee untuk penyelesaian masalah yang dapat dibaca lebih lanjut melalui halaman FAQ mereka. Saat ini sistem pembayaran yang didukung yaitu baru melalui transfer bank (yang dijamin dengan sistem garansi Shopee, sangat mirip dengan sistem rekening bersama) dan penjual-pembeli yang mengatur sendiri. Sedangkan untuk produk yang dijual, menurut peraturan komunitas mereka, Shopee tidak menerima penjualan produk dalam bentuk jasa. sumber: dailysocial.net
